Senin, 05 Maret 2018

KD 3.5 Menganalisis fitur yang tepat untuk pembuatan slide

Fitur yang Tepat untuk Pembuatan Slide


Jenis-Jenis Aplikasi Presentasi
  • Microsoft Power Point
Tentunya software ini bukanlah sesuatu yang asing bagi anda pengguna komputer atau laptop. Power point merupakan fitur yang paling banyak digunakan user. Hal ini dikarenakan kelengkapan fitur didalamnya dan cara menggunakan software ini terbilang mudah. Power point dikembangkan oleh Microsoft dan sudah mencapai versi 2010.
  • Impress – LibreOffice
Software presentasi ini merupakan paket dari libreoffice. Seperti halnya dengan power point, Impress dapat menampilkan presentasi dan cara membuatnya yang sangat mudah dan efektif. Software ini menciptakan editing yang fleksibel dan berbeda. Modus dari impress adalah normal, garis besar, handout, sorter slide, notes dan masih banyak lainnya. Impress juga dapat menambahkan gambar pada presentasi agar menjadi lebih menarik dan komunikatif.
Selain itu, anda juga dapat menambahkan efek, slide show, serta animasi sesuai dengan kebutuhan presentasi anda. Impress juga dibekali dengan fitur jenis dan hanya huruf yang beragam sehingga dapat memodifikasi penampilan presentasi anda. Impress dapat digunakan  di segala sistem operasi bahkan smartphone dengan basis android.
Untuk sistem requirements Impress antara lain adalah:
  1. Minimal RAM 512 Mb
  2. Space pada hardisk 2 Gb
  3. Resolusi layar yang digunakan 1024×768
  •  Corel Presentation
Corel Presentation merupakan aplikasi komersial seperti Microsft Office. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur yang lumayan lengkap dan interface yang mudah. Corel Presentation memiliki fitur seperti koleksi fotoo dan gambar yang banyak, Font beragam, dan harganya lebih murah daripada Microsoft Office.
  • Kpresenter
Bagi anda pengguna Linux tentunya tidak asing dengan software yang satu ini. Software ini memang dirancang digunakan sebagai Power Point nya KDE. Maka dari itu anda akan menemukan beberapa kemiripan antara power point dengan Kpresenter. Hal tersebut dapat menjadi keunggulan bila anda ingin berpindah dari power point.
Fitur pendukung didalamnya juga sangat membantu anda dalam membuat sebuah presentasi seperti berbagai macam teks, gambar, chart, dan lainnya yang dapat membuat tampilan presentasi anda semakin menarik. Keunggulan dari Kpresenter lainnya adalah dapat menghasilkan slideshow dalam bentuk HTML sehingga bila anda sudah selesai mengerjakannya, anda dapat langsung menguploadnya ke website.
  • IWork Keynote
Software yang satu ini merupakan buatan Apple yang mungkin menjadi saingan untuk produk dari Microsoft. Keynote jauh lebih unggul dalam transisi dan animasinya yang jauh lebih halus dan memiliki beragam fitur menarik didalamnya. keynote diluncurkan dalam dua versi. Versi pertama untuk sistem operasi Mac dan yang kedua support untuk iOS. Beberapa fitur menarik yang ada didalam software ini antara lain adalah:
  1. Fitur Tema: Fitur ini dapat memungkinkan pengguna keynot untuk menjaga konsistensi warna dan font dalam presentasi termasuk grafik dan tabel
  2. Dual monitor support : fitur ini dapat membuat pengguna menunjukkan slide presentasi di layar monitor namun pengguna juga masih melihat dari dekstop atau catatan lain dari layar perangkat.
  3. Dapat mendukung semua format video QuickTime dalam slide show
  4. Kompatible dengan Apple remote dan aplikasi keynote remote pada iPhone dan iPod touch.
  5. Fitur transisi slide 3D OpenGL didalamnya mampu membangun gulir kubus yang dapat membalikkan halaman presentasi sehingga terlihat menarik.
Manfaat Aplikasi Presentasi
  • Sebagai bahan paparan 
  • Media pembantu untuk penjabaran dari materi presentasi tersebut 
  • Menaikkan kesan lebih ekslusif karena melibatkan alat presentasi (Professional) 
  • Audience biasanya akan lebih jelas jika disertai dengan media gambar dari presentasi itu sendiri
  • Membuat presentasi dari suatu produk,pelajaran,materi seminar,produk unggulan,acara wisuda dan sebagainya
Fitur Umum Yang Sering Digunakan Pada Perangkat Lunak Presentasi
  • Transisi
  • Desain 
  • Suara
  • Foto
  • Grafik dan Gambar
  • Animasi
  • Teks
Slide Yang Sesuai Dengan Pesan Yang Akan Disampaikan

  • emilih latar belakang (background): Kita dapat memilih tampilan latar belakang default untuk slide yang akan kita buat dengan memakai template atau dengan men-setting sendiri tampilan background yang diinginkan. Penting untuk diperhatikan: Background yang dipilih sebaiknya merupakan warna solid dan punya tingkat kontras yang tinggi dengan warna font yang digunakan . Hindari menggunakan background dengan banyak gradasi warna atau background berwarna terlalu cerah.
    Background1
    Latar Belakang Slide (a) kurang baik; (b) baik
  • Isi slide : Isi slide yang kita buat harus memiliki kesan yang “menonjol”. Hindari mengisi slide dengan kalimat-kalimat panjang. Isi slide dengan ide pokok/ poin-poin penting dari hal yang ingin disampaikan. Ingat: usahakan satu slide hanya diisi dengan satu ide. Tujuannya agar audiens mengingat dengan baik hal penting yang disampaikan.
    ISI JADI1
    Penulisan isi slide: (a) panjang dan tidak menarik; (b) dibuat poin penting dan menarik
2. VISUALISASI
Hal ini juga perlu diperhatikan  untuk meningkatkan perhatian audiens pada presentasi kita, antara lain:
  • Memvisualisasikan isi dengan gambar: Perlu diingat sebagian besar audiens akan lebih tertarik pada gambar daripada tulisan. Oleh karena itu, dalam slide gunakan gambar atau diagram. Selain menarik, juga untuk meningkatkan pemahaman audiens.
  • Tidak terlalu banyak gambar & penggunaan font (jenis huruf) yang tepat serta mudah terbaca.
  • Meletakkan unsur-unsur slide (teks dan gambar) pada posisi yang tepat. Atur teks atau gambar pada posisi yang mudah dilihat dan tertata.
    Posisi1
    Pemberian gambar pada slide dengan posisi yang baik
  • Perincian poin-poin sebaiknya menggunakan “bullet point”. Tujuannya agar poin-poin mudah dibaca.
3. ALUR
Sistematis
Kesatuan slide: Slide pembuka — penjelasan — penutup
Buatlah file presentasi dengan slide yang saling memiliki kesatuan dan alur sistematis. Slide yang kita buat haruslah teratur dengan slide pembukaan-penjelasan-slide penutup.
4. FONT
Faktor pemilihan font juga tidak kalah pentingnya, karena faktor ini akan berpengaruh pada visualisasi audiens. Berikut faktor-faktor terkait pemilihan font:
  • Penggunaan font harus konsisten, sederhana, dan jelas. Usahakan gunakan font yang sama untuk mengisi slide.konsistensi
  • Atur jenis font yang dipakai: Pemilihan jenis font haruslah cermat. Tulisan yang rumit akan mempersulit audiens untuk membaca isi slide. Jenis-jenis font yang umum digunakan:fontt
  • Atur ukuran font yang dipakai: Ukuran font yang dipakai untuk judul (min. 32pt), untuk subjudul (min. 28 pt), dan untuk isi (min. 24 pt).Pengaturan ini bertujuan agar audiens mudah membedakan highlight dan isi dari file presentasi. Poin-poin penting dapat di-highlight dengan pemberian garis bawah (underline) atau penebalan huruf (bold).
  • Pemilihan warna font: Gunakan warna font yang kontras dengan warna background yang dipilih. Misal: Untuk background hitam, gunakan font berwarna putih.
  • Hindari menggunakan huruf capital pada seluruh teks.kapital

KD 3.4 Menerapkan logika dan operasi perhitungan data

A. Operator Perhitungan MS Excel
Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan pangkat dilakukan dengan cara menuliskan alamat selnya bukan angkanya pada formula bar. Lembar sebar dapat melakukan proses perhitungan dengan menggunakan operator hitung sebagai berikut :
e1


Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan operator sebagai berikut:
Proses Pertama ^
Proses Kedua * atau /
Proses Ketiga + atau –
Rumus yang diapit dengan tanda kurung () akan diproses terlebih dahulu. Menulis Rumus
selalu diawali dengan lambang sama dengan (=) .Setiap penulisan rumus diawali dengan
tanda ’sama dengan’ (=) diakhiri dengan menekan Enter
Misal :
Penjumlahan : = A1+B1 atau +A1+B1.
Pengurangan : = A1-B1 atau +A1-B1.
Perkalian : = A1*B1 atau +A1*B1.
Pembagian : = A1/B1 atau +A1/B1.
Pangkat 2 : = A1^2 atau A1^2.
B. Menggunakan Rumus
Rumus merupakan instruksi metematika yang dimasukkan ke suatu cell pada lembar
kerja. Rumus akan membawa instruksi untuk melakukan proses perhitungan tertentu.
Contoh :
e2
Pada contoh di atas, Cell D1 merupakan hasil penjumlahan dari cell A1 dan C1 dengan
menggunakan rumus penjumlahan:
= A1 + C1
Demikian juga untuk cell D2, D3 dst.

C. Pemakaian Fungsi pada MS Excel

1. Fungsi Bantu Statistik
Max (Range) : mencari nilai terbesar dari suatu range.
Min (Range) : mencari nilai terkecil dari suatu range.
Sum (Range) : mencari jumlah dari isi data yang terdapat pada suatu range.
Average (Range) : mencari nilai rata-rata dari suatu range.
Count (Range) : mencari jumlah data yang terdapat pada suatu range.
Contoh Soal :
e3
Carilah rumus formula untuk menghasilkan nilai yang berwarna merah dibawah ini!
Cara pengerjaan :
● Jumlah Nilai pada cell F6 adalah “=Sum(C6:E6)” atau “+C6+D6+E6”
● Total Nilai Kelas pada cell C16 adalah “=Sum(C6:C15)”
● Rata-rata Nilai Kelas pada cell C17 adalah “=Average(C6:C15)”
● Nilai Terendah pada cell C18 adalah “+Min(C6:C15)”
● Nilai Terbesar pada cell C19 adalah “+Max(C6:C15)”
● Jumlah Data pada cell C20 adalah “+Count(C6:C15)”
Untuk nilai TAS dan nilai Praktikum, dapat dilakukan penggandaan rumus formula /
melakukan copy rumus hanya dengan menggerakkan kursor + pada sebelah kananbawahcell yang akan di-copy lalu ke daerah yang masih belum ada rumus formulanya.
e4
Selanjutnya lepaskan klik maka hasilnya :
e5
2. Fungsi Kelompok Text
a. Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari satu kesatuan
karakter.
Penulisan : =LEFT(teks, jumlah_karakter) : teks bisa diganti dengan cell
Contoh:
=LEFT(“yogyakarta”,5) menghasilkan : yogya
=LEFT(A12,5)
b. Right : mengambil karakter yang ada di sebelah kanan dari satu kesatuan
karakter.
Penulisan : =RIGHT(teks, jumlah_karakter)
Contoh:
=RIGHT(“yogyakarta”,5) menghasilkan :karta
c. Mid : mengambil karakter yang ada di tengah dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)
Contoh:
=MID(“yogyakarta”,5,4) menghasilkan : akar
d. Upper : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada
suatu teks menjadi huruf besar / kapital.
Contoh :
=UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA
e. Lower : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada
suatu teks menjadi huruf kecil.
Contoh :
=LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya
f. Proper : mengubah karakter pertama dalam setiap kata yang ada pada
suatu teks menjadi huruf besar / kapital dan mengubah huruf
berikutnya dengan huruf kecil.
Contoh : =PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan Saya Sedang Praktikum
g. Len : mengambil karakter terkiri sejumlah yang dinyatakan pada argumen
jumlah_karakter.
Contoh : =LEN(“Praktikum”) menghasilkan 9
h. Text : mengubah angka menjadi teks dengan jumlah desimal sesuai yang
dinyatakan pada argumen format_teks.
Penulisan : =TEXT(angka, format_teks)
Contoh : =TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00
Catatan !!! tanda koma ( , ) diatas dapat juga diganti dengan tanda titik koma ( ; ),
disesuiankan dengan komputer yang dipakai.
3. Fungsi Bantu Logika
a. And (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
menghasilkan argument true jika semua logika benar.
b. Or (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
menghasilkan argument true jika salah satu logika benar.
c. Not (Logical)
menghasilkan kebalikan logika.
d. If (Logical Text, Value True, Value False)
menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan.
Contoh Soal :
e6
Carilah rumus formula untuk menghasilkan nilai yang berwarna merah dibawah ini!
Cara pengerjaan :
■ Huruf Awal pada cell B2 adalah “=Left(A2;1)”
■ Huruf Tengah pada cell C2 adalah “=Mid(A2;3;1)”
■ Huruf Akhir pada cell D2 adalah “=Right(A2;1)”
■ Rumus untuk cell F2 adalah “=If(E2=”MG”;”Matang”;”Mentah”)”
■ Status pada cell H2 adalah “=If(And(E2=”MG”;G2=”Kuning”);”Jual”;”Buang”)”

4. FUNGSI PENCARIAN DAN RUJUKAN EXCEL
a. VLOOKUP
Fungsi Vlookup digunakan untuk mencari nilai berdasarkan pembacaan pada tabel
referensi yang ditentukan berdasarkan no kolom (data tersusun secara vertikal).
Bentuk Penulisan
=VLOOKUP(Kriteria;Tabel_Rujukan;No_Kolom_Tabel_Rujukan;Rangelookup)
Contoh:
=VLOOKUP(C3;$F$3:$G$7;2;TRUE)
=VLOOKUP(C3;TABEL1;2;1)
b. HLOOKUP
Fungsi Hlookup digunakan untuk mencari nilai berdasarkan pembacaan pada tabel
referensi yang ditentukan berdasarkan no baris (data tersusun secara horizontal).
Bentuk Penulisan
=HLOOKUP(Kriteria;Tabel_Rujukan;No_Baris_Tabel_Rujukan;Rangelookup)
Contoh :
=HLOOKUP(C3;$F$3:$I$4;1;FALSE).
=HLOOKUP(C3;TABEL2;1;0).
5.Langkah-langkah penggunaan VLOOKUP dan HLOOKUP
Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP dalam Microsoft Excel berguna untuk
membaca suatu tabel, lalu mengambil nilai yang diinginkan pada tabel tersebut
berdasarkan kunci tertentu.
Jika tabel tersusun secara vertikal, kita menggunakan fungsi VLOOKUP.
Dan, jika tabel tersusun secara horizontal, maka kita menggunakan fungsi
HLOOKUP.
e7
Cara Penulisan:
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,range_lookup)
Dimana:
● lookup_value: nilai atau sel referensi yang dijadikan kunci dalam pencarian
data.
● table_array: tabel atau range yang menyimpan data yang ingin dicari.
● col_index_num: nomor kolom yang ingin diambil nilainya untuk fungsi
VLOOKUP.
● row_index_num: nomor baris yang ingin diambil nilainya untuk fungsi
HLOOKUP.
● range_lookup: Nilai logika TRUE atau FALSE, dimana Anda ingin fungsi
VLOOKUP atau HLOOKUP mengembalikan nilai dengan metode kira-kira
(TRUE) atau mengembalikan nilai secara tepat (FALSE).
Contoh VLOOKUP:
e8
=VLOOKUP(1002,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 68
=VLOOKUP(1003,$A$2:$C$4,2,FALSE) akan menghasilkan GHI
=B10*VLOOKUP(C10,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 340
=B11*VLOOKUP(C11,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 320
=B12*VLOOKUP(C12,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 544
Contoh HLOOKUP:
e9
=HLOOKUP(B1,$B$1:$D$3,2,FALSE) akan menghasilkan XYZ
=HLOOKUP(B1,$B$1:$D$3,3,FALSE) akan menghasilkan 33

KD 4.2 Membuat peta minda

    Membuat  peta  minda  untuk  memvisualkan  ide/gagasan  bukanlah sesuatu yang sulit. Berikut  langkah sederhana memvisualkan gagasan tentang liburan keluarga:
1. Buat subjek (Judul)
Langkah  pertama  tentukanlah  subjek  (judul  yang  akan  dibahas). Tuliskanlah  di  bagian  tengah peta minda karena subjek ini akan menjadi center dalam peta minda Anda.

2. Buat Cabang Cabang Utama
Selanjutnya tulislah ide-ide yang terlintas yang terkait dengan subjek, misalnya:
  1. Aktivitas apa saja yang ingin dilakukan?
  2. Apa saja perlengkapan yang perlu dipersiapkan?
  3. Siapa saja yang akan diajak ikut serta?
  4. Kemana saja tujuan perjalanan liburan kali ini?

Dalam  contoh  berikut  dibuat  4  cabang  utama  yang  terdiri  dari:  aktivitas,  perlengkapan, siapa, dan tujuan.



3. Kembangkan Cabang Cabang Utama
Setelah cabang-cabang utama  dibuat, langkah selanjutnya adalah melebarkan cabang utama. Cabang-cabang  utama yang telah dikembangkan juga dapat  dikembangkan lagi,  jika ada ide-ide yang lebih rinci lagi yang perlu dituangkan.



KD 4.1 Menggunakan fungsi fungsi perintah (Command)

10 Fungsi Command Prompt Pada Komputer

Istilah Command Prompt atau disingkat dengan CMD merupakan suatu perintah dos yang ada pada sistem operasi Windows. Penggunaannya ditujukan agar user lebih mudah dalam mengeksplorasi windows secara online ataupun offline. Di sisi lain, aplikasi ini dapat juga disalahgunakan, misalnya seorang cracker yang ingin menjalankan misi-misinya dengan berbekal command prompt. Oleh karena itu, sebagai bentuk antisipasi anda sebagai pengguna perangkat computer, penting untuk mempelajari seluk-beluk command prompt supaya anda dapat memahami manfaat dan cara kerjanya.
Fungsi Command Prompt yang Belum Banyak Diketahui
Mungkin, anda mengenal CMD dari fungsinya yang hanya digunakan untuk mengecek suatu koneksi jaringan. Perlu diluruskan bahwa, CMD tidak hanya berfungsi untuk melakukan ping saja tetapi juga untuk mengetahui suatu masalah yang terjadi seperti bad sector, membereskan hardisk yang bad sector serta melihat kalau Windows yang sedang anda gunakan telah atau belum diaktivasi dan masih ada banyak lagi yang belum bisa disebutkan.

1. Mengecek Status Aktivasi Windows
Pengguna Windows sudah tak terhitung lagi jumlahnya atau bisa dikatakan sangat banyak. Namun demikian, di antara sekian banyak pengguna Windows yang ada tidak semuanya telah diaktivasi. Jika anda masih ragu apakah windows anda telah diaktivasi atau belum, gunakan saja CMD. Cara yang satu ini bisa dimanfaatkan untuk mengecek status aktivasi Windows anda, apakah sudah diaktivasi atau sebaliknya. Perintah yang dibutuhkan untuk proses pengecekan ini yaitu berupa slmgr /dlv.
2. Memperbaiki Bad Sector pada Hardisk
Jika anda menemukan bad sector pada hardisk anda, jangan berkecil hati karena command prompt bisa dimanfaatkan untuk memperbaikinya seperti semula. Dengan mengetahui hal ini, hardisk yang anda keluhkan sebagai dampak dari bad sector tersebut kini akan nomal seperti sedia kala. Adapun cara untuk memperbaikinya yaitu dengan menjalankan perintah chkdsk /r/f e: yang terdapat pada CMD atau command prompt.
3. Menyetop Aplikasi Secara Paksa
Tidak selamanya aplikasi membuat anda merasa enjoy dalam memainkannya. Bisa saja hal ini terjadi saat anda ingin mematikannya namun mengalami kesulitan sehingga perlu ditempuh cara paksa. Dalam computer, biasanya terdapat pemberitahuan not responding yang menunjukkan bahwa aplikasi tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya. Command prompt berfungsi untuk mengatasi masalah ini dengan cara menghentikan aplikasi yang anda keluhkan tersebut. Bersama dengan taks manager, CMD menjadi cara yang tepat untuk menghentikan program atau aplikasi secara paksa.
4. Memeriksa Kondisi Hardisk
Terkadang, ada kekhawatiran dalam diri  apakah hardisk yang kita miliki kondisinya terbebas dari bad sector atau tidak. Untuk memastikan kondisinya normal-normal saja, anda bisa melakukan pengecekan pada hardisk anda dengan memanfaatkan fungsi command prompt. Maka dari itu, anda perlu menguasai perintah dalam command prompt yang berupa wmic diskdrive get status.
5. Menyembunyikan File
Seberapa banyak file yang anda miliki? Seberapapun jumlah file yang anda miliki, perlu bagi anda untuk mengelola, menyimpan dan menyembunyikannya. JIka anda ingin menyembunyikan file anda, sebetulnya yang anda cari yaitu perintah command prompt. Command prompt dapat menjadi solusi dalam membuat file yang semula dapat dilihat dan diakses oleh pengguna lain menjadi tidak dapat lagi dilihat dan diakses pengguna lain. Adapun cara menyembunyikannya yait dengan memasukkan perintah attrib +s +h E:\CAPCOM.
6. Mematikan Komputer
Mematikan dan menghidupkan computer sudah barang tentu makanan sehari-hari anda. Yang menarik untuk disimak disini yaitu cara mematikannya, kenapa? Jika biasanya anda mematikan computer dengan cara klik Start menu lalu klik Turn Off Computer atau Shut Down, kini anda bisa mencoba cara yang berbeda dengan memanfaatkan command prompt. Cara ini memang masih terdengar asing tetapi cara ini memang ampuh mematikan atau hanya restart computer anda secara normal. Jika anda ingin mencobanya, syarat wajibnya yaitu koneksi jaringan. Untuk mengeksekusinya, perintah yang dibutuhkan yaitu slmgr /dlv
7. Memeriksa Baterai Laptop
Pernahkah anda memperhatikan seperti apa kondisi terkini baterai laptop anda? Jika anda tidak ingin bersusah-payah dalam mengecek ketahanan, baterai dan lain sebagainya secara gampang command prompt bisa menjadi solusi yang anda cari. Yang anda perlukan disini yaitu mengetahui perintah pengecekannya seperti powercfg energy. Dengan cara yang begitu sederhana ini, anda dapat mengetahui apakah baterai laptop anda masih layak untuk anda gunakan atau justru sebaliknya.
8. Megetahui Mac Address Computer
Sebagaimana manusia, computer juga memiliki alamat yang digunakan untuk mengidentifikasinya. Persisnya, Mac address merupakan identifier unik pada perangkat keras suatu jaringan (misalnya kartu Ethernet atau kartu nirkabel). Karena bersifat unik, tentu masing-masing computer mempunyai Mac address atau alamat Mac yang berbeda pula. Untuk mengoperasikan command prompt agar Mac address anda diketahui caranya cukup mudah. Hanya dengan memasukkan perintah ipconfig/all maka alamat Mac dapat diketahui secara instan.
9. Mengetahui Instal Kapan Insatalasi Windows Dilakukan
Kebanyakan dari kita sering sekali lupa kapan terakhir kalinya kita melakukan instalasi Windows. Bisa jadi ini karena betapa seringnya kita melakukan install ulang pada PC atau laptop kita. Untungnya tanggal tepat kapan anda melakukan instalasi akan tertera pada layar kaca monitor anda dengan memasukkan perintah CMD. Adapun perintahnya yaitu Systeminfo l find /I “install date” (jangan dihapus tanda petiknya).
10. Memfungsikan Laptop sebagai Wi-Fi tanpa Tambahan Software
Salah satu fungsi penting laptop yaitu sebagai Wi-Fi. Cara ini memang tak terpikirkan sebelumnya, terlebih anda yang berpengetahuan IT ala kadarnya. Yang semula digunakan sebagai penerima Wi-Fi, ternyata laptop juga adpat digunakan sebagai pemancar Wi-Fi. Tanpa perlu tambahan software apa pun, sinyal Wi-Fi akan terpancar dari laptop anda dengan memanfaatkan perintah CMD. Yang perlu anda masukkan sebagai perintahnya yaitu netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=namassidanda key=passwordanda.

KD.4.5 Membuat slide untuk persentasi



Berikut ini beberapa tips untuk melakukannya menggunakan PowerPoint 2013.
Pertama, pilihlah desain yang simple. Saya biasanya menggunakan tema default yang kemudian saya kostumasi. Apa saja yang bisa dikostumasi? Apakah mudah melakukannya?
Kostumasinya gampang kok, tinggal klik tab Design. Yang sering saya kostumasi itu warna latar, huruf, sama kombinasi warna.
Di tab Design, klik tanda panah paling bawah grup Variants. Nanti akan muncul menu yang menampilkan hal-hal yang akan dikostumasi di atas.

Di bagian Colors, Anda bisa mengubah kombinasi warna, di Fonts bisa mengubah jenis huruf yang digunakan, dan di Background Styles dapat mengubah warna latar dari slide.
Kedua, pilih huruf yang bergenre San-Serif dibanding Serif. Mengapa San-Serif? Karena menurut para ahli, jenis huruf ini lebih mudah dibaca dan bentuk hurufnya lebih besar.

Huruf Serif biasanya ditandai dengan adanya lekukan pada ujung-ujung huruf, sedangkan San-Serif tidak. Contoh huruf San-Serif yang umum dikenal adalah Arial, sedangkan Serif adalah Times New Roman.
Pastikan besar hurufnya memadai ketika ditampilkan di layar untuk dapat dibaca oleh audiens Anda yang duduk paling jauh. Menggunakan kombinasi huruf dalam satu slide boleh-boleh saja asal tidak terlalu ramai, nanti malah merusak perhatian audiens. Saya pribadi maksimal menggunakan dua jenis huruf dalam satu slide.
Ketiga, gunakan warna latar yang cukup kontras dengan warna huruf. Ini penting untuk memastikan poin yang Anda tulis dalam slide dapat dibaca dengan mudah oleh audiens.

Keempat, jangan banjiri audiens dengan banyak teks dalam satu slide. Tuliskan poin utamanya saja.
Banyak presenter yang kadang copy-paste saja dari dokumen word. Semua informasi dimasukkan dalam satu slide, sehingga tampak padat. Akibatnya, audiens sibuk membaca slide dan mengabaikan presenternya.
Dengan menerapkan empat tips di atas, meskipun keterampilan PowerPoint Anda terbatas, saya yakin Anda bisa membuat slide presentasi yang menarik.
Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan template yang sudah jadi. Anda tinggal mengeditnya saja sesuai dengan presentasi yang akan dilakukan.
Contohnya adalah template PowerPoint yang ada dalam halaman membership MasterPresentasi.com. Template-template tersebut dibuat untuk membantu Anda membuat slide presentasi yang menarik dengan mudah dan cepat.
Misal, Anda memiliki slide seperti di bawah ini:

Memanfaatkan template PowerPoint dari MasterPresentasi, slide di atas bisa Anda ubah menjadi lebih menarik dengan mudah dan cepat.
Berikut cara melakukannya:
Pertama, temukan template yang sesuai dengan slide Anda. Template MasterPresentasi.com disusun berdasarkan kegunaannya, misal untuk slide judul, agenda, timeline, dll. Jadi memudahkan Anda dalam menggunakannya.

Kedua, pilih sesuai dengan kebutuhan. Misal untuk agenda atau timeline, Anda membutuhkan yang berapa stage. Tersedia 3 hingga 6 stage yang sangat memudahkan Anda untuk mengeditnya.

Ketiga, edit sesuai isi slide Anda. Dan jadilah slide yang menarik dengan mudah dan cepat.
Demikianlah cara membuat slide presentasi yang menarik, meskipun Anda tidak terlalu menguasai PowerPoint. Dengan memanfaatkan template dari kami, Anda tidak perlu jago desain. Cukup download, pilih, edit, dan jadilah slide presentasi yang menarik.